<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>cagax</title>
	<atom:link href="http://cagax.blog.uns.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cagax.blog.uns.ac.id</link>
	<description>dreaming</description>
	<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 15:04:33 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>SINAR LASER</title>
		<link>http://cagax.blog.uns.ac.id/2011/04/26/sinar-laser/</link>
		<comments>http://cagax.blog.uns.ac.id/2011/04/26/sinar-laser/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 14:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cagax</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cagax.blog.uns.ac.id/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[
SINAR LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) 
Laser memperkuat cahaya. Laser dapat mengambil berkas cahaya yang lemah dan membuatnya menjadi berkas yang kuat. Beberapa laser menghasilkan berkas yang sangat kuat sehingga dapat membakar lubang kecil di dalam selembar besi dalam waktu kurang dari satu detik. Sinar laser dapat mencapai jarak jauh melalui angkasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center" align="center"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><img class="alignnone size-full wp-image-16" src="http://cagax.blog.uns.ac.id/files/2011/04/3108908751_d03b4f62421.jpg" alt="sinar laser" width="500" height="375" /></span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">SINAR </span></em></strong><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">LASER</span></em></strong><strong><em><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Laser memperkuat cahaya. Laser dapat mengambil berkas cahaya yang lemah dan membuatnya menjadi berkas yang kuat. Beberapa laser menghasilkan berkas yang sangat kuat sehingga dapat membakar lubang kecil di dalam selembar besi dalam waktu kurang dari satu detik. Sinar laser dapat mencapai jarak jauh melalui angkasa luar tanpa menyebar dan menjadi lemah. Karena itulah, sinar laser menjadi alat komunikasi penting dalam berkomunikasi dalam jaman angkasa luar. Banyak kegunaan laser sudah ditemukan dalam ilmu kedokteran, ilmu pengetahuan, dan industri. Ilmuwan menganggap cahaya sebagai gelombang yang bergerak. Jarak dari kulit sebuah gelombang ke kulit berikutnya disebut panjang gelombang. Cahaya dari matahari atau dari lampu adalah campuran banyak panjang gelombang. Setiap panjang gelombang yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda. Sinar laser terbuat dari cahaya yang semuanya terdiri dari panjang gelombang yang sama. Berkas cahaya dalam cahaya biasa mengalir ke arah yang berbeda. Sinar laser bergerak dalam arah yang sama persis. Sinar laser tidak menyebar dan tidak melemah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Pada awal perkembangannya, orang tidak menyebut dengan nama laser. Para ahli masa itu menyebutnya sebagai MASER (Microwave Amplification by the Stimulated Emission of Radiation. Dan orang yang disebut-sebut pertama kali mengungkapkan keberadaan maser adalah Albert Einstein antara tahun 1916 - 1917. Ilmuwan yang terkenal eksentrik ini juga yang pertama kali berpendapat bahwa cahaya atau sinar bukan hanya terdiri dari gelombang elektromagnetik, tapi juga bermuatan partikel dan energi. Dan dikenal lah apa yang disebut sebagai radiasi. Tapi maser dari Einsten ini baru sebatas teori. Teknologi pada dekade kedua abad 20 belum mampu mewujudkannya. Disamping itu, banyak ilmuwan yang menganggap teori dari Eisntein itu sebagai teori yang kontroversial. Pada tahun-tahun berikutnya, terlebih pada perang dunia kedua, maser lebih banyak digunakan untuk kepentingan militer, yaitu untuk pengembangan radar. Hingga akhirnya Charles H. Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger, berhasil membuat maser dengan menggunakan gas Amoniak. Dan inilah maser yang pertama kali dibuat orang. Keberhasilan itu dipublikasikan pada tahun 1954. Itu merupakan maser dengan satu tingkat energi. Selanjutnya ide emisi dua tingkat untuk mempertahankan inversi pada maser telah dikembangkan oleh dua orang ilmuwan Sovyet, Nikolai Basov dan Alexander Prokhorov. Karena sumbangannya yang sangat penting ini dalam pengembangan maser, Charles H. Townes, Nikolai Basov, dan Alexander Prokhorov berbagi hadiah Nobel bidang Fisika pada tahun 1964. Charles H. Townes memang orang yang berperan penting dalam dunia maser. Sebelumnya beliau bersama Arthur Schawlow telah meneliti kemungkinan pembuatan maser optik (yang kemudian berkembang menjadi laser) dan sinar infra merah. Rincian penelitian itu diterbitkan pada bulan Desember 1958. Namun mereka berdua masih menemui kesulitan dan pembuatan laser (maser optik). Hingga akhirnya sebelum memasuki tahun 1960 Theodore Maiman bisa mewujudkan kerja sinar laser. Maiman menggunakan silinder batu Ruby untuk memicu timbulnya laser hingga laser buatannya dikenal sebagai Ruby Laser. Tapi Ruby Laser hanya mampu bekerja pada energi tingkat ketiga. Setelah memasuki tahun 1960, Peter Sorokin dan Mirek Stevenson mulai mengembangkan laser tingkat keempat yang pertama. Tapi itu pun masih sebatas teori dan tujuan untuk merealisasikannya masih belum tercapai. Namun demikian sejak saat itu lah era laser dimulai. Sekilas bahwa Theodore Maiman dianggap sebagai orang yang pertama kali berhasil membuat laser (bukan maser). Tapi sebenarnya ada orang lain yang telah mendahuluinya yaitu Gordon Gould. Pada tahun 1958, Gordon Gould kabarnya telah berhasil membuat maser optik (laser) bahkan dia juga yang dianggap sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah Laser (Light Amplification by the Stimulated Emission of Radiation). Tapi Gordon gagal mendaftarkan paten laser-nya pada tahun 1959. Hingga pada tahun 1977 Gordon memenangkan paten tersebut. Butuh waktu 8 tahun untuk mendapatkan pengakuan itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Pada masa yang hampir bersamaan juga beberapa ilmuwan lain berhasil membuat laser dengan menggunakan bahan yang berbeda. Misalnya Ali Javan, William Bennet dan Donald Herriot yang membuat laser dengan media gas helium dan neon pada tahun 1960 dan keberhasilannya baru dipublikasikan pada tahun 1961. Kumar N. Patel membuat laser dengan perantaraan karbondioksida, nitrogen, dan helium pada tahun 1964. Dan pada tahun yang sama juga (1964), Earl Bell membuat laser dengan bantuan helium dan merkuri. Para ilmuwan ini dianggap pembuat untuk laser gas karena bahan-bahan yang mereka gunakan untuk membuat laser pada umumnya berupa zat gas. Perkembangan yang cukup penting terjadi pada tahun 1962 ketika seorang ilmuwan yang bekerja pada perusahaan General Electric, Robert Hall, menemukan laser semikonduktor berukuran mini dengan biaya murah. Biasanya mesin atau peralatan pemroduksi sinar laser berukuran besar. Laser buatan Rober Hall inilah yang hingga kini digunakan pada perangkat vcd dan dvd player, printer laser, pembaca kode bar, drive pada CPU, sistem komunikasi yang menggunakan serat optik, dan sebagainya.<br />
<span> </span>Sebuah penemuan yang revolusioner dibuat pada tahun 1970 ketika Charles Kao dan George Hockham berhasil membuat apa yang sekarang disebut serat optik (fiberglass). Mereka berdua memang tidak membuat laser, tapi penemuannya sangat penting dalam penggunaan aplikasi laser. Dan seperti kita tahu, serat optik banyak digunakan dalam bidang komunikasi. Bidang inilah yang memang dianggap sebagai pengguna terbesar aplikasi laser. Laser dan serat optik memang dua penemuan yang sangat saling mendukung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">MANFAAT LASER</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
<strong>1. Menghapus Kelainan Tanda Lahir</strong> Tanda lahir yang dimaksud antara lain hemangioma atau bercak merah pada kulit yang disebabkan pembesaran pembuluh darah. Hemangioma merupakan kelainan bawaan yang umumnya melebar dan tampak menimbul di permukaan kulit. Secara medis biasanya tidak terlalu berbahaya, tapi dari sisi kosmetik, hemangioma terutama yang terjadi di bagian tubuh yang terlihat, seperti wajah dan tangan, akan sangat mengganggu penampilan. Dikhawatirkan anak akan merasa rendah diri karena hemangioma ini.</span></p>
<p>Namun, sebelum akhirnya dilakukan tindakan laser, akan ada observasi selama beberapa tahun. Alasannya, hemangioma bisa mengecil dengan sendirinya sehingga tidak perlu dilakukan tindakan medis apa pun, termasuk tindakan pelaseran. Namun ada pula yang menetap dan bahkan malah membesar. Nah, observasi diperlukan untuk memastikan perkembangan kelainan tanda lahir tersebut. Bila ternyata menetap atau membesar, tindakan laser akan dilakukan ketika usia anak 7 tahun. Angka ini bukan patokan yang pasti, tapi di usia ini umumnya hemangioma sudah bisa dilihat lebih jelas apakah tumbuh membesar, menetap, atau mengecil.</p>
<p><strong>2. Khitan/Sirkumsisi</strong> Saat ini sirkumisi dapat dilakukan dengan sinar laser (tepatnya laser CO2). Kelebihan- nya, proses operasi lebih cepat, perdarahan tidak ada atau sangat sedikit, penyembuhan cepat, rasa sakit setelah operasi minimal, aman, dan hasil secara estetik lebih baik. Proses khitan dengan memanfaatkan sinar laser biasanya hanya membutuhkan waktu 10-15 menit.</p>
<p><strong>3. Mata</strong> Sinar laser bisa digunakan untuk melakukan koreksi pada mata minus, salah satunya dengan cara operasi lasik. Namun sama dengan yang lainnya, tindakan laser untuk koreksi mata minus hanya dilakukan dalam keadaan mendesak. Bila koreksi masih dapat ditunda maka sebaiknya dilakukan saat anak sudah tumbuh remaja bahkan dewasa. Pertimbangannya, penambahan minus selama masa kanak-kanak masih akan terus berlangsung. Dengan begitu, koreksi yang terlalu dini tidak akan menyelesaikan masalah karena kemungkinan anak masih memerlukan penanganan kembali kelak.</p>
<p><strong>4. Pembengkakan Jaringan Lunak</strong> Laser pun bisa digunakan untuk mengatasi pembengkakan atau meminimalkan jaringan lunak pada hidung atau telinga anak. Misalnya, pembengkakan pada hidung akibat sinusitis. Penggunaannya bisa sangat efektif karena kesembuhan setelah operasi bisa berlangsung lebih cepat.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">5. Mengeringkan Tambalan Gigi</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Agar tambalan gigi lebih kuat dan awet maka tambalan harus cepat kering. Untuk mempercepatnya, dokter biasanya akan menggunakan sinar laser. Aplikasi ini baik bila dilakukan pada anak 8-12 tahun atau ketika gigi tetap harus ditambal. Gigi tetap akan digunakan hingga si anak dewasa. Oleh karena itu, bila berlubang harus ditambal dengan baik karena tidak ada gantinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">6. Tumor</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Tindakan laser umumnya juga digunakan dalam pengangkatan tumor jinak, seperti untuk menghilangkan bintil-bintil pada kulit. Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi pada anak. Kalaupun bintil-bintil timbul pada usia belia, tindakan penyinaran tetap akan ditunda, kecuali bila penyakit yang diderita anak sudah begitu membahayakan. Umpamanya, mengidap tumor ganas yang dapat membawa risiko kematian. &#8220;Itu pun kalau orang tua memilih operasi dengan sinar laser. Soalnya dengan tindakan pembedahan pun bisa saja pengangkatan tumor dilakukan,&#8221; tambah Nora.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">7. Dalam Ilmu Kedokteran</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> Sinar x dapat digunakan untuk melihat kondisi tulang,gigi serta organ tubuh yang lain tanpa melakukun pembedahan langsung pada tubuh pasien.<br />
Biasanya,masyarakat awam menyebutnya dengan sebutan ‘’FOTO RONTGEN’’.Selain bermanfaat,sinar x mempunyai efek/dampak yang sangat berbahaya bagi tubuh kita yaitu apabila di gunakan secara berlebihan maka akan dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya,misalnya kanker.Oleh sebab itu para dokter tidak menganjurkan terlalu sering memakai ‘’FOTO RONTGEN’’ secara berlebihan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">KELEBIHAN SINAR LASER</span></strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"><br />
<strong>Lebih Efektif</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Laser dapat mengobati kelainan-kelainan yang tidak mungkin dilakukan oleh tindakan operasi, misalnya mengatasi hemangioma yang cukup lebar. Operasi dengan pisau bedah akan merusak jaringan yang cukup luas sehingga menyulitkan dokter untuk menjahitnya kembali. Dengan tindakan laser, hal itu dapat dihindari karena jaringan pembuluh darah yang dirusak hanyalah bagian-bagian yang tidak diinginkan atau tanpa menciutkan dan merusak jaringan serta pembuluh darah lain. tetapi kerusakan pascalaser atau bekas lukanya bisa diminimalkan. Sementara tindakan pembedahan umumnya akan mengakibatkan kerusakan lebih luas yang akan memperlambat proses penyembuhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">KEKURANGAN SINAR LASER</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Meskipun ada kelebihannya, laser pun memiliki kekurangan:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Penyinaran      dengan laser biasanya tidak bisa dilakukan hanya sekali melainkan berulang      kali. Padahal biaya untuk sekali penyinaran relatif mahal. Penentuan      jumlah tindakan ini sifatnya sangat individual tergantung pada jenis      penyakit dan tingkat keparahannya. Hal ini baru diketahui setelah      dilakukan observasi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Efek      samping penggunaan laser yang sering dilaporkan adalah munculnya rasa      panas setelah dilakukan penyinaran. Hal ini disebabkan karena paparan      sinar laser yang terserap ke jaringan tubuh akan diubah menjadi energi      panas sehingga timbul perasaan panas. Namun, hal ini bisa diatasi dengan      keakuratan penyinaran. Untuk itulah penyinaran laser harus dilakukan oleh      ahli terlatih. Misalnya oleh dokter yang memang sudah mendalami penggunaan      teknologi laser. &#8220;Penggunaan laser harus sesuai dengan jenis      kelainan, kekuatan laser, dan lama pajanannya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot">Tindakan      laser membutuhkan syarat tertentu. Misalnya, di ruang penyinaran sebaiknya      tidak terdapat alkohol dan produk lain yang mengandung alkohol seperti      hair spray, minyak wangi, antiseptik, atau lainnya. Untuk itu baik dokter,      pasien, maupun orang tua pasien, sebaiknya bersih dari bahan-bahan      tersebut. Bila sinar laser ini memantul, tak mustahil akan membakar benda      atau bagian-bagian yang mengandung alkohol. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&amp;quot"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cagax.blog.uns.ac.id/2011/04/26/sinar-laser/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sinar X</title>
		<link>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/09/16/sinar-x/</link>
		<comments>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/09/16/sinar-x/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 10:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cagax</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[fisika]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<category><![CDATA[sinar x]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cagax.blog.uns.ac.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Sinar-X atau sinar Rontgen 
 
adalah salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang berkisar antara 10 nanometer ke 100 picometer (mirip dengan frekuensi dalam jangka 30 PHz to 60 EHz). Sinar-X umumnya digunakan dalm diagnosis gambar medikal dan Kristalografi sinar-X. Sinar-X adalah bentuk dari radiasi ion dan dapat berbahaya.
Sinar –x adalah gelombang elektromagnetik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color: #c0c0c0"><strong><span style="font-size: 20pt;font-family: &quot;Arial Black&quot;,&quot;sans-serif&amp;quot&amp;quot">Sinar-X</span></strong><strong><span style="font-size: 20pt;font-family: &quot;Arial Black&quot;,&quot;sans-serif&amp;quot&amp;quot"> atau sinar Rontgen </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 20pt;font-family: &quot;Arial Black&quot;,&quot;sans-serif&amp;quot"> </span></strong></p>
<p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 175px"><a title="Radiasi ion (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi_ion&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot" lang="SV"><img src="http://www.detikinet.com/images/content/2008/03/04/398/tengkorak%20kepala.jpg" alt="" width="165" height="165" /></span></a><p class="wp-caption-text">contoh sinar rontgen</p></div></p>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: #666699"><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot">adalah salah satu bentuk dari <strong><a title="Radiasi elektromagnetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi_elektromagnetik">radiasi</a><a title="Radiasi elektromagnetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi_elektromagnetik"> elektromagnetik</a></strong> dengan <a title="Panjang gelombang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panjang_gelombang">panjang gelombang</a> berkisar antara 10 <a title="1 E-9 m (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=1_E-9_m&amp;action=edit&amp;redlink=1">nanometer</a> ke 100 <a title="1 E-12 m (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=1_E-12_m&amp;action=edit&amp;redlink=1">picometer</a> (mirip dengan frekuensi dalam jangka 30 <a title="SI prefix (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=SI_prefix&amp;action=edit&amp;redlink=1">PHz</a> to 60 <a title="SI prefix (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=SI_prefix&amp;action=edit&amp;redlink=1">EHz</a>). </span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">Sinar-X umumnya digunakan dal</span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">m diagnosis </span><a title="Gambar medikal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gambar_medikal&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span lang="SV">gambar medikal</span></a><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV"> dan </span><a title="Kristalografi sinar-X (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kristalografi_sinar-X&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span lang="SV">Kristalografi sinar-X</span></a><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">. Sinar-X adalah bentuk dari </span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot"><a title="Radiasi ion (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi_ion&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span lang="SV">radiasi </span></a></span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot"><a title="Radiasi ion (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi_ion&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span lang="SV">ion</span></a></span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV"> dan dapat berbahaya.</span></span></h3>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: #666699"><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">Sinar –x adalah gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang gelombang 10<sup>-8 </sup>-10<sup>-12</sup> m dan frekuensi sekitar 10<sup>16 </sup>-10<sup>21</sup> Hz.sinar ini dpat menembus benda-benda lunak seperti daging dan kulit tetapi tidak dapat menembus benda-benda keras sep</span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">erti tulang,gigi,dan logam.Sinar x sering di gunakan di berbagai bidang seperti bidang kedokteran,fisika,kimia,mineralogy,metarulugi,dan biologi.</span></span></h3>
<h3 class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: #666699"><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV"> </span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">Sinar x di temukan secara tidak sengaja oleh Wilhelm Conrad Rontgen (1845-1923).Ilmuwan Jerman pada November 1895.Pada waktu itu,Rontgen sedang mempelajari pancaran electron dari tabung katode.Lempeng logam yang letaknya di dekat tbung katode memencarkan sinar flueresens selama electron </span><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">di alirkan.Oleh sebab itu,Rontgen menyimpulkan bahwa sinar tersebut di sebabkan oleh radiasi dari suatu atom.karena tidak di kenal dalm ilmu,maka Rontgen memberikan nama dengan sebutan SINAR X. </span></span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot" lang="SV">ADAPUN MANFAAT SINAR X,yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="color: #ff99cc"><strong><span style="font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">*dalam ilmu kedokteran,sinar x dapat digunakan untuk melihat kondisi tulang,gigi serta organ tubuh yang lain tanpa melakukun pembedahan langsung pada tubuh pasien.</span></strong></span></p>
<h3 style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot" lang="SV"> </span><span style="color: #666699"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot&amp;quot&amp;quot&#038;quot" lang="SV">Biasanya,masyarakat awam menyebutnya dengan sebutan ‘’FOTO RONTGEN’’.Selain bermanfaat,sinar x mempunyai efek/dampak yang sangat berbahaya bagi tubuh kita yaitu apabila di gunakan secara berlebihan maka akan dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya,misalnya kanker.Oleh sebab itu para dokter tidak menganjurkan terlalu sering memakai ‘’FOTO RONTGEN’’ secara berlebihan.</span></span></h3>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: 12pt;font-family: &quot;Rockwell&quot;,&quot;serif&amp;quot" lang="SV"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/09/16/sinar-x/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/08/31/hello-world/</link>
		<comments>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/08/31/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 16:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cagax</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to UNS Social Network ™.
Terima Kasih telah menggunakan blog staff UNS. Selamat menggunakan blog. Untuk Kesulitan silahkan ym dengan admin YM :  w4ww4n , you_dhi_aks, dan hendri_des
Atau kunjungi blog admin
Admin 1 :Ardian M. Prastiawan 
Admin 2 :Sri Wahyudi (FMIPA)
Admin 3 :Hendri Desitwanto (FKIP)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://blog.uns.ac.id/">UNS Social Network ™</a>.<br />
Terima Kasih telah menggunakan blog staff UNS. Selamat menggunakan blog. Untuk Kesulitan silahkan ym dengan admin YM :  w4ww4n , you_dhi_aks, dan hendri_des</p>
<p>Atau kunjungi blog admin<br />
Admin 1 :<a href="http://wa2n.staff.uns.ac.id">Ardian M. Prastiawan </a><br />
Admin 2 :<a href="http://yudi.staff.uns.ac.id">Sri Wahyudi (FMIPA)</a><br />
Admin 3 :<a href="http://hendri.staff.uns.ac.id">Hendri Desitwanto (FKIP)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cagax.blog.uns.ac.id/2009/08/31/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

